MEMANEN BAYAM DAN KANGKUNG SMP Islam PB Soedirman 2 Bekasi
Salah satu kegiatan proyek di luar jam pelajaran yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter mandiri, kreatif dan bergotong royong adalah dengan bercocok tanam menanam benih bayam dan kangkung. Kegiatan ini dilakukan di halaman samping sekolah yang luas.
Kini Setelah 3 minggu bayam dan kangkung siap dipanen, peserta didik dengan gembira memanen sesuai arahan Bapak Mukti Ali, S.Pd. Beliau menjelaskan cara memanen bayam adalah dengan mencabut sampai akar, karena batang bayam dapat dimasak sehingga akan mubazir jika sampai terpotong. Beberapa peserta didik masih terlihat ragu-ragu dalam mencabut bayam, terlihat masih ada yang hanya tercabut sampai batang saja atau daun yang tercabur rusak. Hal ini wajar karena ini merupakan pengalaman baru bagi mereka.
Setelah memanen bayam dan kangkung, selanjutnya bayam akan dimasak menjadi sup bayam dan dimakan bersama. Untuk itu mereka segera mencuci bayam, memotong akar dan mulai memetik daun dan batang yang akan dimasak. Semua proses pengerjaan ini dilakukan peserta didik dengan sangat semangat. Peserta didik putri dengan tekun memilah daun dan batang, sedangkan peserta didik laki-laki memotong daun dengan bantuan pisau atau gunting.
Setelah bayam siap dimasak, peserta didik putri siap memasak bayam dengan memasukkan kedalam air yang sebelumnya sudah didihkan, agar sup bayam lebih berfariasi maka ditambahkan juga jagung dan wortel, sehingga sayuran lebih lengkap dan lebih menarik jika dihidangkan. Oiya tidak lupa pada saat memasak dimasukkan bumbu dapur “kunci” sehingga rasa menjadi lebih lezat.
Setelah sup bayam sudah masak, selanjutnya di tuang di mangkuk dan siap dihidangkan. Acara santap sup bayam bersama dilaksanakan di ruang meeting sekolah. Semua guru dan karyawan menikmati masakan hasil kebun sendiri, kebun sekolah. Bapak ibu guru dan karyawan menikmati sup bayam bahkan memuji hasil masakan peserta diidk. Peserta didik juga tidak mau kalah mereka menikmati sup bayam bahkan menambah sayur bayam yang rasanya daunnya manis.
Beberapa peserta didik yang awalnya kurang menyukai makan sayuran, mulai mencoba dan merasakan, walaupun awalnya hanya mencicip tetapi lama-lama terlihat menikmati. Semoga kegiatan positif ini dapat membuat siswa menyukai makan sayuran. Kegiatan positif ini mengajarkan siswa untuk meyukai sayuran dan menjadi pembiasaan positif mengkonsumsi sayuran. Untuk sayuran kangkung, saat ini tidak diolah tetapi dibawa pulang untuk di masak di rumah
Rangkaian kegiatan mulai menanam benih, perawatan dengan menyiram, memberi pupuk, menyiangi dari tanaman liar kemudian memanen dan memasak. Merupakan kegiatan yang positif yang akan terus dilaksanakan. Sebagai salah satu kegiatan proyek unggulan di sekolah. Rencana kedepan, kegiatan bercocok tanam akan dilanjutkan dengan menanam benih sayuran yang lebih berfariasi.